Tuesday, June 6, 2017

ESP8266, Modul WiFi sebagai IoT Enabler

Haloo, pada kesempatan kali ini saya ingin mengenalkan modul WiFi termurah yang pernah saya beli yaitu ESP8266. ESP8266 ini merupakan sebuah chip yang sudah cukup lengkap, didalamnya terdapat processor, memori dan juga akses ke GPIO. Hal ini menyebabkan ESP8266 dapat secara langsung menggantikan Arduino. ESP8266 ini juga memiliki kemampuannya untuk mensupport koneksi wifi secara langsung.


Gambar Modul dengan chip ESP8266


Konfigurasi modul ini menggunakan komunikasi serial dengan perintah AT command. Modul ini dapat difungsikan sebagai server (access point) atau pun client tergantung kebutuhan pengguna. Untuk melakukan konfigurasi, kita dapat menggunakan Arduino IDE. Sebenarnya ada beberapa jenis modul yang menggunakan chip ESP8266, namun yang banyak digunakan adalah ESP8266 ESP-01 dan ESP8266 ESP-12. Karena kompatibilitas dengan arduini, kedua modul tersebut banyak diminati oleh banyak orang.

Modul ini dimanfaatkan sebagai bagian dasar dari sistem IoT atau Internet of Things. Dengan menggunakan modul ini kita dapat melakukan komunikasi antar flatform, misalkan komunikasi dari PC ke mikrokontroler, PC ke handphone, atau dari handphone ke mikrokontroler. Komunikasi yang digunakan oleh modul ini pada umumnya berbasis protokol TCP/IP. Untuk lebih memahami konsep protokol TCP/IP kalian bisa cari sendiri ya di google.

Spesifikasi dari Modul ini adalah sebagai berikut:

- Use wireless standard 802.11 b/g/n.
- Wi-Fi Direct (P2P), soft-AP.- Integrated TCP/IP protocol stack
- Integrated TR switch, balun, LNA, power amplifier and matching network.
- Integrated PLLs, regulators, DCXO and power management units
- +19.5 dBm output power in 802.11b mode.
- Power down leakage current of <10uA.
- Integrated low power 32-bit CPU could be used as application processor.
- SDIO 1.1 / 2.0, SPI, UART.
- STBC, 1×1 MIMO, 2×1 MIMO.
- A-MPDU & A-MSDU aggregation & 0.4ms guard interval.
- Wake up and transmit packets in < 2ms.
- Standby power consumption of < 1.0mW (DTIM3).
- Operation Level : 3.3 V
- Power Supply : External 3.3 V


Perlu diingat bahwa modul ini menggunakan rating 3.3V, sehingga teman teman perlu berhati hati dalam menggunakan modul ini. Sebenarnya jika kita menggunakan supply 5V, modul ini masih dapat bekerja, namun jika kita integrasikan dengan perangkat lain dengan rating 5V, maka komunikasi yang terjalin akan mengalami masalah akibat adanya perbedaan power rating pada kedua device. Dipasaran kini sudah banyak dijual adapter untuk mengkonversi level tegangan dari 5V menjadi 3.3V, dengan keluaran pin transmisi 5V sehingga jika kita menghubungkan modul ini maka komunikasi yang terjalin dapat berjalan dengan baik.


Gambar adapter modul ESP8266 ESP-01


Demikian penjelasan singkat mengenai modul wifi ESP8266, di postingan selanjutnya saya akan bahasa lebih jauh lagi mengenai modul ini. Jika kalian punya pertanyaan, silahkan tinggalkan komentar di kolom komentar di bawah, atau bisa juga email saya disini. Terimakasih.



Tuesday, June 7, 2016

Tutorial Penggunan Modul MF522-AN, 13.56 MHz RFID Reader

Pada postingan sebelumnya saya sudah mengenalkan sedikit tentang modul MF522-AN, jika kalian belum membacanya silahkan klik disini. Kali ini saya akan menjelaskan bagaimana cara menggunakan modul ini. Modul ini akan saya integrasikan dengan Arduiono Board, lebih spesifiknya saya menggunakan board Arduino Uno.

Pada dasarnya, pada kesempatan kali ini saya akan memberikan tutorial bagaimana menggunakan modul MF522-AN untuk membaca dan menuliskan data pada kartu RFID, namun pada tutorial kali ini saya hanya akan memberikan tutorial untuk membaca RFID saja, sedangkan untuk cara menulis data saya akan jelaskan di postingan berikutnya.

Sedikit informasi mengenai data yang diolah oleh modul ini, data yang disimpan berupa data denngan tipe ASCII yang dirubah kedalam bentuk desimal. Dengan kata lain, jika kita menginputkan kode ASCII maka data yang akan tersimpan di dalam kartu berupa data biner.

Sebelum masuk ke tutorial, saya kana menjelaskan sedikit tentang kartu RFID, kartu RFID ini banyak sekali variant nya, mulai dari yang kapasitasnya kecil hingga yang kapasitasnya besar. Data yang ditulis disimpan kedalam beberapa sektor pada kartu RFID. Kebanyakan kartu hanya memiliki 8 sektor penyimpanan, dan salah satu sektornya sudah di khususkan digunakan untuk identitas kartu.

Data ASCII yang akan diinput kedalam kartu pertama-tama kita masukan dulu kedalam sebuah array agar memudahkan dalam proses penyimpanan data. Array yang berisi data tersebut kemudian ditransfer melalui modul MF522-An ke kartu RFID. Masing-masing data pada array bisa kita simpan di sektor kartu sesuai dengan keinginan kita. 

Berikut adalah langkah menggunakan modul RF522-AN.

1. Persiapkan alat dan komponen yang diperlukan.

  • Breadboard
  • Arduino Board
  • Modul MF522-AN
  • Kartu RFID
  • Kabel jumper secukupnya

2. Setelah semua alat dan komponen dipersiapkan, hubungkan modul dengan Arduino Board dengan konfigurasi sebagai berikut.

Reset > Pin 5
SDA > Pin 10
MOSI > Pin 11
MISO > Pin 12
SCK > Pin 13
Ground > Ground
3.3v > 3.3v


3. Buka Arduino IDE kemudian masukan upload sketch beriku:



4 Setelah selesai, buka serial monitor pada Arduino IDE, coba dekatkan kartu RFID dengan modul dan perhatikan apakah kartu terdeteksi atau tidak pada serial monitor. Untuk lebih jelasnya kalian bisa lihat video berikut ini.




Nah itu dia cara pengguanaan modul MF522-AN sebagai RFID reader. Sekian dulu ya tutorial dari saya, semoga bisa bermanfaat buat kalian, kalau ada kesalahan pada skema rangkaian atau pada source code kalian bisa hubungi saya disini.

Tuesday, May 31, 2016

Antbo, Robot Semut untuk Pemula yang Belajar Pemrograman Robotik

Sebagai pecinta robot tentunya kalian pernah membayangkan bisa membuat robot yang desain programnya kita buat sendiri. Namun biaya dan bahan baku terkadang menjadi kendala untuk kita. Di era modern ini sudah hadir inovasi yang menawarkan kemudahan bagi kita yang ingin belajar lebih dalam mengenai robot, banyak produsen yang menjual robot-kit yang dapat diprogram sesuai dengan keinginan kita. Baru-baru ini telah dipasarkan sebuah robot jenis serangga yang disebut dengan Antbo yang dapat kita rakit dan kita program sesuai dengan keinginan kita.


Antbo bisa diprogram menggunakan Scratch, Arduino IDE dan DFRobot's viual programming app. Scratch menjadi pilihan pemrograman yang banyak digunakan oleh banyak orang karena relatif mudah untuk digunakan. Sedangkan Arduino lebih banyak digunakan oleh mereka yang terlebih dahulu mengenal pemrograman mikrokontroler dengan menggunakan bahasa C++.

Antbo memang tidak secerdas AI, namun Antbo memiliki kemampuan untuk belajar sehingga dia dapat berkembang. Antbo dapat menganalisa keadaan sekitarnya. Antbo juga dapat belajar merespons dengan emosional mimik.  

Friday, April 15, 2016

Robot Salamander, Robot Unik yang Dapat Berjalan dan Berenang

Baru-baru ini telah dirancang sebuah robot salamander yang di desain dapat berenang dan berbalik, robot ini dibuat karena terinspirasi dari gerakan salamandar yang begitu lentur dan elastis.



Seperti dilansir oleh livescience.com, seorang spesialis robot asal Swiss bernama Auke Ijspeert mengungkapkan bahwa mereka ingin menerapkan model sumsum tuang belakang salamander pada sebuah robot dan mereka ingin memulainya dengan gerakan yang sederhana. Tujuan utamanya adalah untuk mengungkapkan bagaimana hewan dari berbagai jenis dapat memodulasi dan mengendalikan gerakan mereka, Hal ini dapat membantu mempelajari bagaimana memperbaiki cedera pada sumsum tulang belakang.

Untuk memulainya, tim memutuskan untuk membuat model salamander. cukup baik dalam hal gerakan mereka sebagai makhluk yang pertama kali dapat melangkah dari laut ke darat. Dari sudut pandang evolusi, salamander dapat dikatakan sebagai fosil hidup. Mereka juga memiliki kemampuan untuk berjalan dan berenang, kata Ijspeert.

"Hewan ini adalah hewan kunci bila dilihat dari sudut pandang evolusi," kata Ijspeert dalam pembicaraan tersebut. "Hal tersebut membuat hubungan yang menakjubkan antara berjalan dan berenang, seperti hal nya belut atau ikan, dan seperti binatang berkaki empat, seperti yang kita lihat pada mamalia, pada kucing atau manusia."

Di dalam air, salamander bergerak meliuk, gerakan tersebut dinamakan gerakan renang anguilliform. Gerakan renang ini dihasilkan oleh gerak gelombang terus-menerus seluruh sumsum tulang belakang. Ketika salamander berada di darat, dengan mudah ia dapat beralih ke gaya berjalan kaki atau berlari, kata Ijspeert.

Untuk membuat robot, tim pertama dimodelkan sirkuit sumsum tulang belakang yang tampaknya mendorong gerakan ini. Ternyata salamander pada dasarnya memiliki sirkuit saraf yang sangat primitif yang mendorong gerak pada ikan primitif seperti lamprey, tapi itu hanya dicangkokkan pada dua sirkuit ekstra saraf yang mengontrol bagian depan dan tungkai belakang.

Selanjutnya, tim menggunakan x-ray video untuk menciptakan gerakan tulang salamander saat mereka berjalan dan berenang. Mereka kemudian mengidentifikasi tulang yang paling penting dan mensimulasikan tulang tersebut ke dalam sebuah robot.

Hebatnya, robot salamander yang diciptakan dapat berjalan dan berenang ini hampir terlihat mirip seperti salamandar yang asli, dengan sirkuit saraf tulang belakang yang mengontrol apakah robot salamander ini akan berenang berjalan. Temuan ini menunjukkan seberapa baik sumsum tulang belakang dalam proses mengontrol gerakan, yang tampaknya serupa bahkan pada manusia.



sumber:
http://www.livescience.com/53625-walking-swimming-robot-salamander.html


Monday, March 28, 2016

Robot Serangga Paling Murah yang Bisa Kamu Buat Sendiri Di Rumah

Jika kita ditanya tentang bagaimana cara membuat robot, mungkin kita akan membayangkan tentang berbagai macam komponen yang canggih dan juga mahal serta proses pembuatan yang menguras waktu cukup lama. Memang benar untuk membuat robot yang bagus tentunya diperlukan komponen yang bagus pula, selain itu proses pengerjaanya pun tidak lah mudah, butuh waktu yang cukup lama untuk membuat robot yang super canggih. 

Ternyata untuk membuat robot sederhana, kita tidak perlu membeli komponen yang sangat mahal, bahkan sikat gigi pun bisa disulap menjadi sebuah robot. Robot yang terbuat dari sikat gigi ini bisa bergerak hanya dengan menggunkan baterai jam tangan serta sebuah motor vibrator. Robot ini berjalan dengan sistem pergerakan yang memanfaatkan getaran dan pergerakannya menyerupai pergerakan dari seekor kecoa, robot ini sering disebut dengan istilah robot bergetar atau vibration robot. Berikut adalah gambaran dari robot yang terbuat dari sikat gigi tersebut.


Pada gambar terlihat bahwa yang digunakan untuk membuat robot adalah bagian dari kepala sikat giginya saja. Pada saat motor digerakan maka akan menimbulkan getaran sehingga bulu sikat gigi juga ikut bergetar dan akhirnya menggerakan kepala sikat dan berjalan seperti seekor kecoa. Untuk membuat sangatlah mudah, kita tidak perlu memiliki pengetahuan khusus tentang robotika. Yang kita perlukan hanyalah beberapa komponen sederhana yang tentunya dapat dengan mudah kita temukan di sekitar kita.

Jika kalian ingin mencoba membuatnya, usahakan menggunakan sikat gigi yang bulunya masih rapi dan bagus, saya sarankan menggunakan sikat gigi baru, tapi kalau ada yang bekas namun bulunya masih bagus juga itu tentunya masih bisa digunakan. Untuk bereksperimen kalian bisa mencoba berbagai macam sikat gigi dengan jenis bulu sikat yang berbeda-beda karena jenis bulu sikat nanti akan mempengaruhi bagaimana pergerakan dari robot ini.

Untuk mendapatkan getaran penggeraknya, kita memerlukan sebuat motor vibrator. Motor ini bisa kita dapatkan dari sebuah handphone bekas, yang perlu kita lakukan hanyalah membongkar handphone tersebut dan mengambil bagian motornya saja. Jika kalian tidak mempunyain handphone bekas, kalian bisa mencari motor tersebut di tempat servis handphone. Kalian juga bisa bereksperimen dengan menggunakan motor jenis lain yang ukurannya tidak terlalu besar sehingga masih dapat digerakkan dengan menggunakan baterai jam tangan.

Baterai jam tangan yang digunakan sebagai power supply bisa kita dapatkan dari jam tangan bekas, namun jika kita ingin robot kita lebih tahan lama coba gunakan baterai jam tangan yang baru. Ada beberapa macam baterai jam tangan yang memiliki nilai tegangan yang berbeda-beda, kita bisa memilih yang sesuai dengan karakteristik motor yang kita gunakan. Untuk getaran yang tidak terlalu kencang kita bisa menggunakan batre dengan tegangan 1.5V sedangkan jika ingin lebih kencang kita bisa menggunakan batre dengan tegangan 3V.

Setelah semua komponen terkumpul, kita bisa langsung membuat robot kecoa milik kita sendiri, caranya tempalkan motor di atas kepala sikat gigi dengan menggunakan double tape. Setelah itu tempelkan beterai, kemudian tempelkan kedua kabel yang ada pada motor dengan batre jam tangan, tidak perlu khawatir terbalik, karena yang kita butuhkan hanyalah getarannya saja sehingga aras rotasi motor tidak perlu kita hiraukan. Jika motor sudah bergerak, simpan robot di atas lantai, maka robot akan mulai bergerak dengan gerakan yang mirip dengan gerakan kecoa.

Biar lebih menarik, kalian bisa membuat maze sebagai arena tempat robot kalian berjalan dan membuat kompetisi mencari jalan keluar dengan teman-teman. Bagaimana? Membuat robot itu ternyata tak begitu susah bukan? Dengan modal yang kecil ditambah kreativitas, kita bisa membuat robot kita sendiri. Selamat mencoba.